Harta itu makhluk pelayanan yang diciptakan untuk layani kepentingan Anda. Semua pelayanan diciptakan hakikatnya untuk memberikan kenyamanan.

Di setiap bandara dan stasiun kereta api disediakan layanan ruang khusus merokok, disediakan pula fasilitas untuk difabel, itu artinya agar para perokok dan penyandang disabilitas merasa nyaman.

Segala sesuatu lalu mau melayani tentu karena menghormati dan mencintai. Uang mau melayani Anda tentu karena uang hormat dan mencintai Anda.

Uang itu pelayan manusia, nalurinya pun hormat kepada manusia.

Karena itu ketika Anda mencari uang dengan niat merendahkan manusia, di situ uang akan alami tekanan stres, dan pungkasnya Anda yang hancur lebur sebab telah bikin stres uang. 

Ya betapa uang tidak stres, karakternya uang melayani dengan hormat dan cinta kepada tuannya yakni manusia, malahan oleh Anda diajak untuk merendahkan manusia.

Anda akan menyingkir dari segala hal yang bikin Anda stres. Uang pun begitu, ia akan menyingkir dari hidup Anda karena tekanan stres.

Uang diajak untuk merendahkan martabat manusia itu gambarannya seperti anak yang dididik untuk durhaka kepada orang tuanya sendiri, menjadi kacau semuanya.

Peta niat mencari uang agar uangnya harmoni dan bukannya alami stres, itu sebagaimana dipetakan dalam hadits berikut ini;

Barangsiapa mencari (kenikmatan) dunia dengan halal untuk menjaga diri dari meminta-minta; untuk memenuhi kebutuhan keluarganya; dan untuk berderma kepada tetangganya, maka di hari kiamat ia akan bertemu Allah dan wajahnya bersinar terang laksana bulan purnama. Sedangkan barangsiapa mencari (kenikmatan) dunia dengan halal untuk menumpuk-numpuknya dan pamer kepada sesama maka di hari kiamat ia akan bertemu Allah sedang Allah murka kepadanya.” (H.R. Baihaqi)

Di hadits tersebut dijelaskan, sesudah Anda melewati mekanisme rezeki halal, Anda diajarkan untuk menata niat, mana niat yang bikin uang harmoni, dan mana niat yang bikin uang stres tertekan.

Pertama, niat yang bikin uang harmoni adalah getaran hati yang akan memanggil ridha Allah, bahkan dijanjikan kelak di hari kiamat wajah Anda akan bersinar terang bak rembulan purnama, yakni 

1). Niat cari uang untuk menjaga diri agar tidak meminta-minta. 

2). Niat cari uang untuk cukupi kebutuhan keluarga. 

3). Niat cari uang agar bisa berderma kepada sesama manusia.

Anda perhatikan, ketiga niat tadi punya getaran memuliakan manusia. Niat jaga diri agar tidak meminta-minta jelas itu getaran agar harga diri Anda terjaga juga agar Anda tidak menjadi beban bagi orang lain. 

Demikian pula niat cukupi kebutuhan keluarga itu demi mengangkat martabat keluarga Anda agar sejahtera. Dan niat agar bisa berderma, ini jelas sekali fokusnya untuk memuliakan sesama manusia.

Kedua, niat cari uang yang bikin uang stres.

Ini adalah cari uang dengan getaran niat yang jika disimpulkan adalah getaran niat yang merendahkan martabat manusia, yakni 

1). Niat untuk menumpuk-numpuk harta artinya niat memperkaya diri agar tampak paling banyak hartanya. Dalam niat ini jelas harta digunakan untuk merendahkan martabat orang lain atas diri Anda.

2). Niat pamer-pameran ya karena pamer berpotensi melukai hati orang lain yang ujung-ujungnya juga merendahkan derajat orang lain.

Tali simpulnya uang diciptakan untuk layani manusia dengan hormat dan cinta, maka itu kalau cari uang dengan niat merendahkan martabat manusia di antaranya dengan mengungguli sesama dengan harta, di situlah uang akan mengalami stres bersama Anda karena uang dilencengkan dari karakter aslinya yakni melayani manusia dengan hormat dan cinta.


Muhammad Nurul Banan
Gus Banan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *