Rezeki Anda itu dititipkan di perasaan hati orang lain.
Acara di sebuah stasiun televisi cukup Anda beri rasa suka, rating viewers-nya otomatis naik, du situ Anda tidak usah iuran ke stasiun televisi tersebut, alam semesta segera mengirimkan limpahan rezeki ke stasiun televisi penayangnya. Tukul Arwana pernah menjadi selebriti terkaya di Indonesia hanya karena acara Bukan Empat Mata yang dipandunya banyak disukai perasaan hati penonton.
Itulah rasa hati, bahwa rasa hati orang lain berpengaruh akurat pada rezeki Anda. Rasa hati orang lain atas diri Anda adalah energi penarik kekayaan, keberuntungan, dan segala kebaikan Anda.
Sebaliknya, toko Anda yang bangkrut itu mestinya karena tidak banyak disukai perasaan hati pelanggan.
Jadi rezeki Anda terhubung akurat dan terkait erat di dalam rasa hati orang lain. Rasa suka dari orang lain untuk Anda membawa kebaikan dan keberlimpahan, sebaliknya rasa tidak suka dari orang lain untuk Anda membawa kemelaratan dan paceklik.
Saya pemilik toko kelontongan. Pernah satu ketika ada orang beli rokok Djarum 76 sebungkus, harganya 18 ribu, dia kasih uang 20 ribuan. Saat saya mau berikan kembalian 2 ribuan, dia menolak, “Nggak usah dikembalikan. Ambil saja,” katanya. Perasaan saya sebagai penjual merasa senang sekali, karena bagi pedagang, untung 100 perak saja sangat berharga, lah ini dikasih 2000 perak. Padahal 2000 perak kalau disedekahkan secara sosial, saya jelas tersinggung karena tidak menghargai.
Nah untuk menarik rezeki berlimpah itu sering-seringlah titipkan rasa suka orang lain kepada kita, di antara cara sederhana ya itu tadi, kalau beli titip seribu atau 2 ribu dari uang kembalian belanja. Bayar parkir umpama 1000 perak, beri 2 ribuan, kembaliannya jangan diambil.
Sedekah 2 ribu secara terang-terangan malahan berpotensi menyinggung karena tidak berharga, tapi dari kembalian uang belanja, itu sangat gembirakan perasaan orang lain. Gembirakan hati orang kalau dengan sedekah langsung, kecil-kecilnya 50 ribu, kalau dengan cara tidak ambil kembalian uang belanja, seribu perak sudah sangat menggembirakan.
Ingat! Rezeki Anda dititipkan di perasaan suka hati orang lain. Apapun yang banyak disukai orang itu akan menarik rezeki lebih deras.
Muhammad Nurul Banan
Gus Banan

Leave a Reply