KAYAMU DI DUNIA ITU KAYAMU DI AKHIRAT

Yang ranking di sekolah, dia juga ranking di pesantren. Karena pelakunya sama.

Karena itu insya Allah nasibmu di akhirat juga baik-baik saja, asal duniamu dibangun dengan kesungguhan dan kebaikan, maka kekayaan, kemuliaan bahkan kemewahan yang kamu peroleh di dunia, itu adalah apa yang akan kamu peroleh di akhirat.

Di dunia baik, di akhirat pun baik. Di dunia berprestasi, di akhirat pun berprestasi. Karena pelakunya sama.

إِنَ أَهْلَ اْلمَعْرُوْفِ فِي الدُّنْيَا أََهْلُ الْمَعْرُوْفَ فٍي الْآخِرَةِ وَإِنَّ أَهْلَ الْمُنْكَرِ فِي الدُّنْيَا أَهْلُ الْمُنْكَرِ فِي اْلآخَرَةِ

“Sungguh ahli kebaikan di dunia adalah ahli kebaikan di akhirat. Dan sungguh ahli kemungkaran di dunia adalah ahli kemungkaran di akhirat.” (HR. Thabrani)

Di sini alam material, segala kesungguhan dan kebaikan pun diganjar dengan materi. Ibadah dan laku spiritual saja, seperti shalat Dhuha, takwa, tawakal, keshalehan, sedekah, itu diganjar dengan materi uang, diganjar dengan rezeki. Ya karena ini memang alam materi, segala hal dibayari dengan uang.

Karena itu kekayaamu materimu di dunia, kalau memang dibangun dengan kesungguhan dan kebaikan, itu bisa menjadi tanda kekayaanmu di akhirat.

Loh, koruptor itu kaya, para aktris porno itu kaya, para mafia narkoba itu kaya, para bos kasino, apa mereka akan kaya juga di akhirat?

Emang korupsi, bermain film porno, pengedar narkoba, bisnis kasino, itu kebaikan? Itu hal ma’ruf? Kayamu di dunia yang menjadi indikasi kayamu di akhirat, itu kaya yang didasari kebaikan, atau ma’ruf. Merekalah yang disebut ahli munkar. Dan di akhirat pun mereka tetap akan menjadi ahli munkar.

Begitu pula harus hati-hati, miskinmu di dunia itu bisa menjadi tanda miskinmu di akhirat.

Ini alam materi, karena itu hukuman di dunia ini kerap dengan pemiskinan materi. Para koruptor hukumannya dimiskinkan. Para penjudi banyak yang jatuh miskin. Anak durhaka, orang tua tak bertanggung jawab dengan anak-anaknya, suami pendurhaka, istri kurang ajar, para pemalas, para pengaktif mental kere, orang-orang rakus dan sombong, itu semua kemunkaran yang banyak dihukum dengan kemiskinan.

Ketika miskinnya Anda di dunia karena kemunkaran, karena keburukan, maka kehidupan Anda di akhirat juga miskin merana.

– Muhammad Nurul Banan
– Gus Banan
– Spiritual Prosperity Class

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *