Negara-negara Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah cuma Thailand, tapi kemajuan negaranya sejajar dengan Indonesia yang konon dijajah 350 tahun. Artinya Thailand yang tidak mendapat “musibah dijajah” tidak berpengaruh apa-apa untuk kemajuannya. Bahkan Afghanistan, tidak dapat “musibah dijajah” malah menjadi negara termiskin di dunia.

 

Begitu banyak orang-orang yang harus kehilangan puluhan hingga ratusan juta ketika mereka terkena musibah. Berapa banyak orang yang telah ditimpa musibah kecelakaan, penyakit, kebakaran, bencana alam, dan ujian-ujian lain dari Tuhan?

 

Misal saja, Anda kecelakaan kendaraan, sekian puluh juta harus Anda tanggung untuk berobat, tapi tidak ada faktanya orang jatuh miskin karena kecelakaan motor.

 

Aceh berapa kerugiannya ketika dihantam bencana Tsunami? Sekarang Anda lihat, apakah Aceh terganggu kemajuannya? Bencana tidak pengaruh apapun untuk kemajuan Aceh. Aceh normal saja kemajuannya dengan daerah lain di Indonesia yang non bencana.

 

Anda kena kanker, puluhan juta dilepas untuk berobat, tetapi tidak ada fakta suatu keluarga bangkrut dan jatuh miskin karena kanker.

 

Dan antiknya, semiskin-miskinnya seseorang, ketika ia terima musibah, ia selalu bisa biayai entah jalan bagaimana dan dari mana pun. Selalu bisa biayai. Amati saja.

 

Ya Anda sadar, tidak? Itu artinya Tuhan sendiri yang menanggung biayai musibah-musibah Anda.

 

Musibah bukan untuk merugikan Anda, musibah itu sekedar gertakan mental untuk menguji Anda, apakah Anda layak berada di level kebaikan lahir batin atau tidak.

 

Andai Anda terkena musibah tanpa ada kesalahan apapun pada diri Anda, sedikitpun Tuhan tidak mau mengambil kenyamanan Anda, Tuhan sendiri yang menanggung biayanya, karena Tuhan bukan penzalim.

 

Tidak ada kan orang jatuh miskin karena kecelakaan kendaraan, jatuh miskin karena penyakit? Amati saja.

 

Kalau pun Anda ada yang bangkrut karena musibah, pastikan bahwa kebangkrutan itu karena perbuatan Anda sendiri.

 

ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ

 

“(Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya.” (Q.S. Ali Imran : 148)

 

Muhammad Nurul Banan

 

Gus Banan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *