Masih soal bayar membayar seperti di konten video saya sebelum ini.
Kaya selalu ditandai punya, dan miskin selalu ditandai tidak punya. Anda punya uang 10 ribu rupiah, anak SD Anda mau berangkat sekolah, karena Anda punya uang 10 ribu lalu 10 ribunya diberikan.
Kalau Anda 10 ribu saja tak pegang, apa yang akan Anda berikan?
Sebaliknya miskin itu ketidakpunyaan, saat Anda butuh tetapi Anda tidak punya, apa yang akan Anda lakukan? Ya Anda meminta.
Kemampuan memberi itulah tanda keberpunyaan alias kekayaan. Dan meminta itulah tanda kemiskinan.
Energi miskin itu energi bikin pegel orang lain, dan energi kaya itu energi yang bikin suportif orang lain.
Anda datang ke rumah orang dengan bawa oleh-oleh mahal, yang punya rumah pasti energinya tersupport, ia jadi gembira selanjutnya hormat dan menghargai Anda. Itu disebabkan kedatangan Anda bawa energi kaya dengan memberi.
Sebaliknya kalau Anda bertamu ke rumah orang, tetapi Anda mau hutang duit, kira-kira yang punya rumah loyo, tidak? Dia loyo dan pegel-pegel karena kedatangan Anda itu bawa energi miskin dengan meminta hutangan duit.
Tidak ada orang merasa gembira lalu tersupport energinya ketika bertemu pengemis, rata-rata merasa terbebani, karena pengemis energinya meminta. Meminta tanda tidak punya. Tidak punya tanda miskin.
Anda kadang membersamai orang namun Anda merasa seperti loyo, tidak semangat, tidak gembira, mau ngomong saja lidah kaku dan malas, itu tanda orang yang bersama Anda berenergi miskin, unsur-unsur di dalam kesadarannya masih dominan meminta-minta.
Dan kalau Anda bertemu seseorang lantas diri Anda merasa tambah semangat, berenergi, ceria, gembira, itu tanda Anda bertemu dengan orang yang berenergi kaya. Ya seperti tamu yang bawa oleh-oleh besar, orang yang berenergi kaya itu berkemampuan membuat orang lain gembira.
Latar belakang kenapa seseorang bisa berenergi miskin yang kalau ia hadir bikin Anda loyo dan lemas karena banyak tugas hidupnya yang tidak ia bayar lunas. Syarat untuk kaya itu kan membayar.
Anda punya kekayaan mobil ya syaratnya Anda sudah membayar harganya. Nah orang dengan energi miskin itu banyak tugas hidupnya yang tidak ia bayar lunas sehingga hutang energinya besar.
Punya cita-cita tidak ia bayar lunas, punya penderitaan tidak ia tuntaskan, punya anak istri tidak ia lunasi dengan menyejahterakannya, punya hutang harta ia abai membayarnya, punya profesi dagang masih gagal tidak ia sukseskan, punya profesi pegawai ia enggan-engganan mengabdi, dan seterusnya, yang jelas banyak persoalan hidup yang banyak tidak ia bayar lunas dan tuntas.
Orang dengan energi kaya yang bikin Anda kalau bertemu bersemangat, itu orang yang selalu lunas kalau membayar. Apapun kemauan, cita-cita, ataupun derita, jika belum gol ia belum undur dari peperangan.
Jadi sangat nyata, hidup ini matre, apa-apa harus dibayar lunas. Tidak dibayar lunas, ya jadi hutang energi. Ya kalau semua bisa dibayar dengan uang, banyak hal yang tidak bisa dibayar uang. Anda berkemauan jadi gubernur, lalu agar terpilih lantas Anda bayar dengan uang, Anda kena semprit money politic kan? Ya uang hanya salah satu sarana membayar energi, namun tidak semua energi bisa dibayar dengan uang.
Anda ingin berenergi kaya? Yang kalau hadir di setiap kondisi bawa energi gembira? Ya lunasi apa yang jadi tugas-tugas hidup Anda.
Konon setiap tempat yang didatangi Nabi Khidhir AS akan tumbuh rumput hijau, sekalipun itu bebatuan tandus. itu karena Khidhir AS punya energi kaya. Beliau pasti selalu tuntas lunas membayar. Itu simbol bahwa Khidhir AS hadir ditempat manapun selalu membawa rahmat untuk yang lain, hingga batu yang sebenarnya mustahil tumbuhkan rahmat berupa tumbuhan hijau, bisa seketika tumbuh rumput saking gembiranya didatangi Khidhir.
Karena itu energi kaya yang powerfull akan menarik orang untuk berjubel hadir. Ia punya akun medsos akan dijubeli followers, ia punya majlis pengajian akan dijubeli jamaah, ia punya warung akan dijubeli pembeli, ia punya diri akan dijubeli fans selanjutnya jadi selebritis, ia punya rumah akan banyak didatangi tamu. Energi kaya selalu begitu, digemari orang untuk mendekat.
Kenapa banyak orang mendekat dan mengerubuti? Ya karena mereka merasa kalau dirinya mendekat kesana maka ia akan peroleh sesuatu, ibarat tamu si tuan rumah tahu kalau ia peroleh oleh-oleh istimewa karenanya ia antusias temui tamunya.
Dan Anda jangan salah menafsirkan energi kaya hanya sebagai energi kesalehan, karena di sini adalah alam material, energi-energi yang materialistik pun menarik orang untuk datang. Ya Anda cewek dengan paras cantik, tentu sering dikerubuti cowok, karena paras cantik itu bagian dari energi kaya. Maka ini jangan heran, para artis yang kerap centilan mereka dikerubuti banyak fans karena mereka punya energi kaya yaitu popularitas.
Energi miskin itu ditandai kehadiran Anda bikin sumpek dan pegel orang di sekitar Anda, orang di sekitar Anda jadi enggan mendekat sebab energi Anda masih seperti vacuum cleaner; menyerot energi orang lain.
Loh kenapa berenergi miskin begitu? Ya banyak persoalan yang tidak bisa Anda bayar lunas. Punya cita-cita tidak dituntaskan tercapai, berhenti di tengah jalan. Punya tanggung jawab tidak dilunasi sebaik mungkin. Punya penderitaan tidak bisa bayar dengan sabar dan perjuangan. Dan seterusnya. Karena banyak yang tidak lunas, akhirnya energinya punya banyak hutang yang tak bisa dibayar.
Orang banyak hutang, boro-boro bisa seperti tamu yang kasih energi oleh-oleh banyak ke tuan rumah, tidak menumbuki si tuan rumah dengan masalah beratnya sudah lumayan.
Cara lepasnya bagaimana? Ya lunasi bayarannya. Konsisten lagi membayar dengan jerih payah apa yang belum tuntas tanpa kenal putus asa.
Di video bawah ini adalah contoh bagaimana seseorang punya energi kaya powerfull, dan pasti orang di video ini power bayarnya selalu lunas, dan bahkan mungkin lebih.
Muhammad Nurul Banan
Gus Banan

Leave a Reply