Ketika mau menyakiti orang, sadar cegah diri untuk tidak zalim karena segan kepada Tuhan. Mau turuti nafsu maksiat, sadar menahan diri karena menjaga martabat Tuhan. Berkeinginan memberi dan berbagi, sadari karena ingin mengunduh rahmat Tuhan. Mau bela kehormatan diri, sadari kalau balasan Anda kepada yang kurang ajar karena semata-mata membela hak-hak Tuhan. Mau cegah diri untuk tidak memanfaatkan orang lain demi keuntungan sendiri, sadari di dalam hati karena melihat wibawa Tuhan. Mau marah-marah, sadari diri untuk menahannya karena sadar takut dengan murka Tuhan. Dan seterusnya.
Itu yang namanya sadar takwa.
Tidak sampai 3 tahun bangun kesadaran begitu, dab walaupun masih banyak celah durhakanya, amati saja dunia sudah merunduk-runduk takzim memuliakan Anda. Uang memuliakan Anda. Penghormatan makhluk memuliakan Anda. Musuh pun bergetar takut kepada Anda.
Coba saja amalkan.
Kita tak pernah mulia, karena memang tak pernah sadar untuk menghargai Tuhan.
Istri orang diembat. Duit orang diembat. Harga diri orang diembat. Hak-hak keluarga diembat.
Kita tak pernah sadar menghargai Tuhan, bagaimana hidup kita tidak amblas-amblasan hina dina?
– Muhammad Nurul Banan – Gus Banan – Spiritual Prosperity Class
Leave a Reply